kabar baik:

Sesuai dengan permintaan yang diajukan oleh banyak pasien, pimpinan rumah sakit telah meneliti dan memutuskan, Untuk benar-benar meringankan tanggungan ekonomi pasien dan sekali lagi memperpanjang waktu program diskon, Dari tanggal 18 Juni 2024 sampai 30 Juni 2024 , seluruh pasien yang datang ke Klinik Alia pada periode ini dapat memperoleh diskon sebagai berikut:

1. Biaya Pengobatan dan biaya Obat diskon hingga 35%

2. Gratis untuk obat Detoksifikasi sebanyak 3 kali, juga dapat langsung melihat hasil dari pembuangan racun tersebut. (Dokter akan memberikan petunjuk pengobatan secara Gratis)

3. Jika Pengobatan tidak ada hasilnya, boleh memperpanjang waktu pengobatan secara gratis (Akan dijelaskan oleh dokter yang bertanggung jawab)

Kita semua harus punya kepercayaan diri. Ini adalah kesempatan baik hari yang sulit didapatkan, tolong beritahu satu sama lain.

Leukemia atau umumnya dikenal sebagai "kanker darah", dibagi menjadi dua jenis, leukemia akut dan kronis. Pada leukemia akut sebagian besar terjadi pada anak-anak dan remaja. Dengan karakteristik terjadi akut, perkembangan penyakit cepat, dan angka kematian yang sangat tinggi. Gejala umum termasuk demam berkepanjangan, anemia, perdarahan, infeksi, terjadi pembengkakan hati, limpa, kelenjar getah bening dan nyeri tulang. Pada Leukemia kronis berkembang perlahan, tidak memiliki gejala pada tahap awal, dan sulit dideteksi. Namun gejala akan muncul setelah penyakit sudah memasuki stadium menengah dan lanjut, umumnya muncul badan mudah lelah, deman, anemia, namun saat disadari, racun atau toksin telah menyebar ke seluruh tubuh.

Penyebab utama leukemia adalah menurunnya daya tahan tubuh, disfungsi sistem imun, sel-sel darah putih yang distimulasi oleh racun, menyebabkan terjadinya mutasi genetik, terjadi pembelahan sel-sel darah menjadi ganas, lalu hiperplasia atau pertumbuhan sel-sel tak beraturan dan tak terbatas menjadi kanker darah. Oleh karena itu, banyak ahli kanker menganjurkan pengobatan leukemia, harus meningkatkan kekebalan tubuh adalah sumber utamanya.serta memperbaiki sel-sel darah putih dan menghilangkan racun/toksin dalam tubuh, yang merupakan kunci utama untuk pengobatan leukemia.

《Klik di sini, Klik :WA: Cara baru meningkatkan kekebalan untuk mengobati leukemia》

Metode tradisional pengobatan leukemia adalah "operasi transplantasi sumsum tulang" dan "kemoterapi." Namun, seperti diketahui umum bahwa "operasi transplantasi sumsum tulang" tidak efisien dan biayanya super mahal. Dibutuhkan setidaknya 1 Miliar lebih untuk sekali menjalani "operasi transplantasi sumsum tulang", tentu ini tidak akan mampu bagi keluarga biasa. Selain itu, sangat sulit untuk menemukan jenis pasangan sumsum yang cocok untuk "operasi transplantasi sumsum tulang", seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Setelah "operasi transplantasi sumsum tulang", belum tentu juga berhasil, karena tingkat penolakan sumsum dan kekambuhan setelah transplantasi sangat tinggi. Ketika terjadi penolakan sumsum dan penyakit kambuh, maka sudah tidak bisa diobati lagi. Pasien akan segera meninggal, tentu hal ini akan membuat keluarga pasien kehilangan segalanya baik nyawa pasien maupun harta.

Klik di sini, konsultasi langsung: Pengobatan Baru, tanpa perlu operasi, kemoterapi, dan biaya pengobatan terjangkau》

Pengobatan Kemoterapi memiliki efek buruk pada leukemia, dan tingkat kambuhnya cukup tinggi. Terlebih lagi, kita tahu bahwa efek samping dari kemoterapi sangat besar, seperti pusing, mual, muntah, nafsu makan hilang, kulit menghitamkan, gatal-gatal kering, rambut rontok, anemia, dll menyebabkan reaksi yang parah pada sistim kekebalan tubuh yang secara spontan akan mengancam jiwa. Karena efek samping yang serius, banyak pasien tidak sanggup menyelesaikan pengobatan kemo dan terpaksa berhenti di pertengahan jalan. Perawatan seperti itu sangat tidak efektif dan hanya menyia-nyiakan uang.

《Klik di sini, konsultasi langsung: Pengobatan baru dengan hasil yang baik dan biaya terjangkau》

Disebut juga leukimia. Penyakit ini berkembang dengan cepat dan sangat berbahaya jika tidak dilakukan tindakan pengobatan.

1Bedah atau operasi: Untuk leukimia tidak dapat menggunakan pengobatan dengan operasi.

2 Kemoterapi: Ada banyak klasifikasi leukemia, dan hanya beberapa jenis yang berefek terhadap kemoterapi. Penurunan fisik setelah kemoterapi sangat jelas terlihat pada pasien.

3 Radioterapi: Untuk pengobatan radioterapi jarang digunakan untuk penyakit leukimia.

4Terapi DDI tergabung dalam empat bagian:

    Pertama: Pengobatan detoksifikasi dibawah lutut 6 cm disuntik dengan obat, membersihkan racun dalam tubuh pasien yang menimbulkan kanker.

    Kedua: Menjalankan alat besar dengan teknologi canggih, memancarkan radio frekuensi tinggi (Yakinlah, tidak ada radiasi), tepat pada tempatnya, terpusat pada pengobatan,menghambat dan mematahkan sel tumor dan pasokan nutrisi, sel tumor tidak mendapat nutrisi jadi layu mati, dengan demikian tumor menjadi kecil sehingga lenyap.

    Ketiga: Imunoterapi meningkatkan kemampuan daya tahan tubuh terhadap pasien, memperkuat kemampuan tubuh sendiri untuk melawan kanker, pada waktu itu juga membuat nafsu makan bertambah, berat badan membaik, daya konsentrasi juga membaik, daya imun tubuh setelah kuat, bisa cepat untuk sembuh, ada fungsi untuk mencegah kanker kambuh lagi.

    Keempat: Pengobatan dengan Obat, dipandu oleh alat instrumen tersebut, berbagai jenis obat khusus spesialis dipusatkan masuk ke dalam benjolan dan sel kanker, menghambat dan mematahkan sel kanker untuk berkembang biak (metabolisme), sesuaikan pengobatan diatas, mencapai hasil pengobatan terbaik.

    Terapi DDI tidak perlu operasi/kemoterapi/radioterapi, kenyataan membuktikan, hasil sangat bagus,efeknya cepat, aman tidak ada efek samping, tanpa rasa nyeri.

    Pakai Terapi DDI sekitar satu minggu, pasien biasanya akan merasa mulai membaik, setelah dua minggu kemudian lebih jelas terlihat, seperti rasa sakit berkurang atau hilang, nafsu makan bertambah, makin bertenaga, sampai pasien sendiri dapat merasakan benjolan jadi lembut dan jadi kecil.

    Sampai saat ini, sudah mengobati pasien dalam jumlah yang banyak, mendapatkan banyak kepastian dan komentar yang baik dari pasien.

Terapi DDI telah mengobati banyak pasien di Rusia dan beberapa negara Eropa, dan juga di Indonesia, yang mana telah mendapat respon baik dari pasien dan keluarganya.

Indonesia adalah negara angka insidensi kanker yang tinggi, untuk memberi manfaat bagi masyarakat Indonesia, dan dengan biaya ekonomis mampu menyembuhkan penyakit dan mengurangi beban ekonomi pasien. Klinik Utama Alia Medika spesialis Onkologi mengadakan kegiatan promosi "Terapi DDI" untuk pengobatan kanker. Bagi 10 pasien pertama yang mendaftar terlebih dahulu berkesempatan mendapatkan keringanan biaya diskon 30% setiap hari. Silahkan di share!

Klik di sini, konsultasi langsung: Berapa biaya untuk menyembuhkan Leukemia dengan metode Terapi DDI?》

Nama saya ny Imelda saya tinggal diBandung, Tahun lalu, anak saya menderita leukemia, dan sudah menjalani kemoterapi, namun tidak efektif, karena tidak lama berselang penyakit kambuh lagi. Badannya terus-menerus demam tinggi, dan ia sering merintih kesakitan. Kami sangat sedih, melihat anak kami menderita, kami berusaha terus mencari cara agar dapat meringankan penderitaan anak saya, dan untuk menyelamatkan nyawanya. Setiap hari kami berdoa memohon kepada Tuhan. Akhirnya, keberuntungan sungguh datang. Ada seorang teman memperkenalkan kami untuk berobat ke Klinik Utama Alia Medika Jakarta. Teman itu mengatakan bahwa disana terdapat cara baru untuk mengobati kanker, tanpa bedah, tanpa kemoterapi, dan biaya terjangkau. Kami pun segera mencari klinik utama Alia Medika di Jakarta. Dokter memeriksa penyakit putra saya dengan teliti, lalu mengobati anak saya dengan metode Terapi DDI selama 5 sesi pengobatan. Penyakit putra saya pun membaik dan sembuh, hingga kini tidak kambuh. Terima kasih Tuhan atas berkahnya, terima kasih kepada para dokter dan perawat di Klinik utama Alia Medika Jakarta!

Nama saya Johan , tinggal di…Jakarta selatan.

Pada tahun 2017, pada awal tahun baru, saya mengalami demam selama 2 bulan, kemudian diperiksa dan terkena leukemia kronis, pada saat itu, dokter mengobati saya dengan 12 kali kemoterapi, sangat menderita ketika kemoterapi, saya pusing dan muntah setiap hari. Seluruh tubuh terasa sakit, dan kemudian rambut rontok. Saya berpikir dengan mengalami penderitaan yang begitu banyak dan menyakitkan akan lebih baik. Tetapi pada bulan Agustus tahun lalu, saya mulai mengalami demam lagi, lelah dan setelah diperiksa bahwa leukemia saya telah kambuh. Dokter mengatakan kepada saya untuk melakukan kemoterapi. Saya tidak ingin lagi merasakan sakit kemoterapi, saya juga tidak percaya bahwa kemoterapi dapat menyembuhkan penyakit saya. Namun, untuk bertahan hidup, saya pergi mencari cara pengobatan lain. Saya menggunakan banyak metode dan tidak berhasil, Kemudian, putri saya melihat perawatan dari Klinik utama Alia Medika Jakarta di Internet yang mengobati tumor dan kanker tanpa operasi, dan tanpa kemoterapi, serta hasil yang efektif. Lalu kami menemukan klinik utama Alia Medika, dan dokter memberi saya pengobatan untuk 6 sesi, penyakit saya pun sembuh dan tidak kambuh lagi. Teman-teman, saya merekomendasikan Terapi DDI untuk pengobatan kanker.